Biaya Pembuatan Paspor Umroh 2026, Tarif, Syarat, dan Berapa Hari Jadi

Paspor biasanya menjadi salah satu dokumen pertama yang perlu dibereskan setelah memutuskan berangkat umroh. Kalau belum punya paspor, ada biaya tersendiri yang perlu disiapkan di luar harga paket umroh.
Biaya pembuatan paspor umroh untuk paspor elektronik saat ini Rp650.000 untuk masa berlaku 5 tahun dan Rp950.000 untuk masa berlaku 10 tahun. Jika membutuhkan paspor selesai pada hari yang sama, tersedia layanan percepatan dengan tambahan biaya Rp1.000.000.
Tidak ada jenis paspor khusus yang hanya dapat digunakan untuk umroh. Paspor yang diterbitkan Imigrasi tetap dapat digunakan untuk perjalanan internasional lainnya selama masih berlaku dan memenuhi ketentuan negara tujuan.
Berapa Biaya Pembuatan Paspor Umroh?
Untuk calon jamaah yang mengurus e-paspor, tarif yang perlu disiapkan adalah:
- Paspor elektronik masa berlaku 5 tahun: Rp650.000
- Paspor elektronik masa berlaku 10 tahun: Rp950.000
Tarif tersebut merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penerbitan paspor. Direktorat Jenderal Imigrasi masih mencantumkan angka tersebut dalam daftar biaya keimigrasian yang berlaku saat artikel in diperbarui pada Agustus 2026.
Untuk WNI yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah, paspor dapat diberikan dengan masa berlaku hingga 10 tahun. Pemohon di bawah usia 17 tahun mendapatkan masa berlaku 5 tahun.
Kalau paspor kemungkinan akan dipakai lagi setelah umroh, pilihan 10 tahun cukup menarik. Selisih biayanya Rp300.000 dibanding e-paspor 5 tahun, sementara masa berlakunya dua kali lebih panjang.
Syarat Dokumen Pembuatan Paspor untuk Umroh
Dokumen sebaiknya sudah disiapkan sebelum datang untuk proses foto, biometrik, dan wawancara. Untuk pengajuan paspor tujuan umroh, dokumen dasarnya meliputi:
- e-KTP asli dan fotokopi
- Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi
- Akta kelahiran, buku nikah, atau ijazah (cukup pilih salah satu) yang memuat data identitas sama
- Materai Rp10.000
- Surat rekomendasi dari travel umroh
Imigrasi memang mencantumkan e-KTP, KK, salah satu dokumen seperti akta kelahiran/ijazah/buku nikah, serta surat rekomendasi dari biro perjalanan umroh sebagai dokumen untuk permohonan paspor tujuan umroh. Jika sebelumnya sudah pernah memiliki paspor, paspor lama juga perlu dibawa.
Untuk format surat rekomendasi, sebaiknya tanyakan juga kepada travel atau kantor imigrasi tempat pengajuan karena kebutuhan dokumen dapat mengikuti layanan yang digunakan. Biasanya travel umroh sudah memiliki format tersendiri, jadi tidak perlu khawatir.
Catatan: Pastikan data dari tiga dokumen yang digunakan sama persis, terutama pada nama, tempat lahir, dan tanggal lahir. Termasuk jika ada spasi pada nama atau tempat lahir harus sama. Jika ada perbedaan data, bisa langsung mendatangi Dukcapil untuk penyesuaian data.
Berapa Hari Mengurus Paspor Umroh?
Secara umum, paspor reguler selesai sekitar 4 hari kerja setelah proses foto, biometrik, wawancara, dan dokumen dinyatakan lengkap.
Dalam praktiknya, lebih aman jangan membuat paspor terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan. Saya sarankan paling lambat 2 bulan sebelum keberangkatan jadwal pembuatan paspor sudah di-booking di aplikasi M-Paspor.
Jadi kalau keberangkatan umroh masih satu atau dua bulan lagi, lebih baik paspor dibereskan lebih awal. Tidak ada keuntungan menunggu sampai jadwal penerbangan sudah dekat.
Kalau Butuh Paspor Selesai 1 Hari
Untuk kondisi tertentu, tersedia layanan percepatan paspor selesai pada hari yang sama dengan biaya tambahan Rp1.000.000 di luar tarif paspor.
Artinya, kalau memilih e-paspor 5 tahun:
Rp650.000 + Rp1.000.000 = Rp1.650.000
Sedangkan e-paspor 10 tahun:
Rp950.000 + Rp1.000.000 = Rp1.950.000
Besaran total tersebut juga ditampilkan dalam informasi biaya layanan percepatan kantor Imigrasi. Layanan ini tentu berguna jika waktunya mendesak, tetapi kalau jadwal umroh masih cukup jauh, mengurus secara reguler jauh lebih hemat.
Jadi, Berapa Dana yang Perlu Disiapkan?
Untuk pembuatan reguler, siapkan Rp650.000 atau Rp950.000 sesuai masa berlaku e-paspor yang dipilih. Jika menggunakan layanan satu hari jadi, totalnya menjadi Rp1.650.000 atau Rp1.950.000.
Biaya tersebut khusus untuk penerbitan paspor dan layanan percepatan jika dipilih. Jangan mencampurnya dengan biaya visa, vaksinasi, perlengkapan umroh, atau biaya perjalanan karena semuanya merupakan komponen yang berbeda.
Catatan Akhir
Mengurus paspor untuk umroh sebenarnya tidak terlalu rumit jika dokumennya sudah lengkap. Yang perlu diperhatikan justru jangan sampai baru mengurus ketika tanggal keberangkatan sudah dekat.
Siapkan e-KTP, KK, salah satu dokumen identitas pendukung, surat rekomendasi travel, lalu ajukan permohonan sesuai prosedur Imigrasi. Untuk biaya, patokannya saat ini Rp650.000 untuk paspor elektronik 5 tahun atau Rp950.000 untuk paspor elektronik 10 tahun.
Tarif dan prosedur keimigrasian dapat berubah. Sebelum mengajukan permohonan, cek kembali informasi terbaru dari Direktorat Jenderal Imigrasi atau kantor Imigrasi tempat paspor akan dibuat.
Posting Komentar