Biaya Daftar Haji Plus di Tahun 2026, Setoran Awal, Harga Paket, dan Dana yang Perlu Disiapkan
Biaya haji plus 2026 secara umum berada di atas USD 8.000 per orang. Dalam penawaran yang beredar untuk keberangkatan 2027, harga paketnya cukup beragam, mulai sekitar USD 10.000 hingga mendekati USD 40.000, tergantung fasilitas yang diberikan, seperti hotel, tipe kamar, durasi perjalanan, penerbangan, serta layanan selama puncak haji.
Dengan kurs simulasi Rp18.000 per dolar AS, calon jamaah perlu menyiapkan dana sekitar Rp180 juta hingga Rp720 juta per orang.
Angka tersebut belum bisa dipukul rata untuk semua penyelenggara (PIHK). Ada paket yang lebih rendah, ada juga yang jauh lebih tinggi karena menggunakan hotel premium, kamar double, penerbangan tertentu, atau layanan tambahan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Saat artikel ini diperbarui, beberapa paket haji plus 2026 yang dipublikasikan penyelenggara berada di kisaran sekitar USD 10.900 hingga USD 49.500, bergantung pada pilihan program dan isi kamar. Angka tersebut menunjukkan bahwa harga di lapangan memang tidak seragam.
Jadi, kalau pertanyaannya hanya, "berapa biaya haji plus 2026?", jawabannya memang tidak bisa berhenti pada satu angka.
Ada harga paket, ada setoran awal, ada pelunasan, ada kurs dolar, dan ada biaya di luar program yang sering baru terasa setelah semua dihitung.
Mari kita buka satu per satu.
Pegang Dulu Angka Besarnya
Sebagai gambaran awal, berikut simulasi sederhananya dengan kurs Rp18.000 per dolar AS.
Paket senilai USD 10.000 setara dengan kurang lebih Rp180 juta.
Paket USD 12.000 menjadi sekitar Rp216 juta.
Paket USD 15.500 berada di sekitar Rp279 juta.
Paket USD 18.000 setara dengan kurang lebih Rp324 juta.
Sementara paket USD 49.500 bisa mencapai sekitar Rp891 juta.
Perhitungan tersebut belum tentu menjadi jumlah akhir yang harus dibayar. Calon jamaah masih perlu memeriksa apakah harga sudah termasuk perlengkapan, dam, pemeriksaan kesehatan, perjalanan domestik, kelebihan bagasi, dan kebutuhan pribadi.
Inilah alasan saya lebih suka menggunakan istilah dana yang perlu disiapkan, bukan sekadar harga yang tertulis paling besar di brosur.
Harga paket adalah satu bagian. Total kebutuhan perjalanan bisa menjadi cerita yang berbeda.
Haji Plus Itu Sama dengan Haji Khusus?
Haji plus adalah istilah yang lebih dikenal masyarakat. Ada juga yang masih menyebutnya ONH Plus.
Sementara dalam layanan dan regulasi pemerintah, istilah resminya adalah haji khusus.
Haji khusus diselenggarakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang sudah memiliki izin dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, sebelumnya di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.
Program ini tetap menggunakan kuota resmi Indonesia dan mempunyai sistem antrean berdasarkan nomor porsi yang berbeda dengan haji reguler. Artinya, haji plus bukan program yang otomatis berangkat pada tahun seseorang mendaftar.
Calon jamaah tetap melewati proses:
- pendaftaran
- pembayaran setoran awal
- penerbitan nomor porsi
- masa tunggu
- verifikasi data
- pemeriksaan kesehatan
- pelunasan
- pengurusan dokumen
- penetapan keberangkatan
Bagian ini penting karena masih ada orang yang mengira membayar haji plus hari ini berarti bisa langsung berangkat pada musim hari berikutnya.
Belum tentu.
Tahun mendaftar dan tahun berangkat adalah 2 hal yang berbeda.
Jangan Keliru Membaca Angka USD 8.000
Angka USD 8.000 cukup sering muncul ketika orang membahas biaya haji khusus. Sayangnya, angka ini juga sering dipahami secara keliru.
Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bahwa jamaah haji khusus melakukan setoran awal sebesar USD 4.000, kemudian melengkapinya hingga menjadi USD 8.000 pada saat pelunasan. Dana tersebut berada dalam sistem pengelolaan dana haji dan kemudian digunakan untuk pembayaran layanan jamaah melalui PIHK.
Namun, angka USD 8.000 bukan berarti semua jamaah bisa mendapatkan paket haji lengkap hanya dengan nilai tersebut.
Regulasi penyelenggaraan haji khusus memungkinkan PIHK memungut biaya di atas setoran BIPIH Khusus apabila terdapat pelayanan tambahan di atas standar pelayanan minimal.
Di sinilah perbedaan mulai terlihat.
Paket yang ditawarkan PIHK dapat mencakup hotel dengan kelas dan jarak berbeda, pilihan kamar, tiket penerbangan, konsumsi, layanan Armuzna, pembimbing, petugas kesehatan, perlengkapan, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya.
Karena itu, total harga program bisa lebih tinggi daripada dana dasar yang disetorkan melalui sistem resmi.
Catatan: Kalau menemukan iklan bertuliskan "haji khusus hanya USD 4.000", baca kalimat kecil di bawahnya. Sangat mungkin angka tersebut adalah setoran awal untuk mendapatkan nomor porsi, bukan harga lengkap sampai berangkat dan pulang.
Setoran Awal dan Harga Paket Bukan Hal yang Sama
Setoran awal berfungsi sebagai bagian dari proses pendaftaran haji khusus dan penerbitan nomor porsi.
Setelah proses pendaftaran sesuai ketentuan selesai, calon jamaah akan mendapatkan bukti setoran awal yang mencantumkan nomor porsi haji khusus. Proses pendaftaran dilakukan melalui PIHK dan pembayaran setoran awal disalurkan melalui Bank Penerima Setoran BIPIH Khusus ke rekenning yang ditentukan dalam sistem resmi.
Namun, pada praktiknya calon jamaah bisa menemukan nominal pembayaran awal yang sedikit lebih besar daripada USD 4.000.
Misalnya, sebuah PIHK meminta pembayaran awal USD 4.500. Bisa jadi USD 4.000 digunakan untuk setoran awal resmi, sementara USD 500 merupakan uang muka program, administrasi, atau komponen lainnya.
Hal seperti ini tidak otomatis bermasalah. Yang penting, rinciannya dijelaskan secara terbuka.
Sebelum membayar, tanyakan:
- berapa yang masuk sebagai setoran awal resmi
- berapa yang menjadi uang muka program
- kapan nomor porsi diterbitkan
- bukti apa yang akan diterima
- pembayaran masuk ke rekening siapa
- apakah uang muka dapat dikembalikan
- bagaimana ketentuan jika calon jamaah membatalkan
Jangan menerima jawaban yang hanya berbunyi, "Tenang saja, nanti kami urus."
Untuk pembayaran sebesar puluhan juta rupiah, calon jamaah berhak mendapatkan jawaban yang lebih jelas daripada itu.
Berapa Rupiah yang Perlu Disiapkan?
Ayo gunakan kurs simulasi Rp18.000 agar perhitungannya lebih mudah.
Setoran awal resmi USD 4.000 setara dengan kurang lebih Rp72 juta. Apabila PIHK meminta pembayaran awal sebesar USD 4.500, nilainya menjadi sekitar Rp81 juta.
Dana dasar sebesar USD 8.000 setara dengan kurang lebih Rp144 juta. Namun, jika harga paket lengkapnya USD 15.500, totalnya menjadi sekitar Rp279 juta.
Perlu diingat, ini hanya konversi menggunakan kurs yang sama. Pada waktu pembayaran, PIHK dapat menggunakan kurs bank, kurs transaksi pada hari tersebut, atau kurs lain yang sudah ditentukan dalam perjanjian.
Karena itu, satu pertanyaan yang sebaiknya tidak dilewatkan adalah "Kurs yang digunakan mengikuti kurs apa dan dihitung pada tanggal berapa?"
Selisih Rp500 pada satu dolar mungkin terlihat kecil. Namun, pada pembayaran USD 15.000, selisih tersebut sudah mencapai Rp7,5 juta.
Jadi, kurs bukan catatan kecil. Kurs bisa menjadi salah satu komponen besar dalam pelunasan.
Mendaftar pada 2026 Bukan Berarti Berangkat di Tahun 2026
Kalimat "biaya haji plus 2026" bisa mempunyai 2 maksud yang berbeda.
Pertama, orang mencari harga paket untuk jamaah yang memang masuk kuota keberangkatan haji 2026. Kedua, orang yang ingin mengetahui biaya mendaftar haji khusus di tahun 2026 untuk mendapatkan nomor porsi.
Dua kondisi ini tidak boleh dicampur.
Jamaah yang berangkat pada 2026 umumnya sudah mendaftar dan menunggu sejak beberapa tahun sebelumnya. Ketika namanya masuk dalam alokasi keberangkatan, jamaah menyelesaikan pelunasan dan memilih program sesuai ketentuan PIHK.
Sementara orang yang baru mendaftar pada 2026 biasanya baru berada pada tahap mendapatkan nomor porsi. Keberangkatannya mengikuti antrean dan kuota pada tahun-tahun berikutnya.
Di website resmi Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan bahwa perkiraan keberangkatan dapat berubah mengikuti kuota dan regulasi terbaru.
Jadi, sebelum tertarik pada sebuah brosur, pastikan dulu:
- ini harga untuk mendaftar atau berangkat
- tahun keberangkatannya kapan
- nomor porsi diterbitkan berapa hari setelah mendaftar
- masa tunggunya berapa lama
- harga dikunci sejak mendaftar atau mengikuti tahun keberangkatan
Jangan sampai membayar karena mengira akan berangkat pada tahun 2027, padahal yang dibeli sebenarnya adalah pendaftaran untuk antrean beberapa tahun ke depan.
Kenapa Harga Haji Plus Bisa Berbeda Jauh?
Dua PIHK bisa sama-sama menawarkan program haji khusus, tetapi harga paketnya berbeda puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Perbedaannya bukan selalu karena salah satunya mengambil keuntungan terlalu besar. Bisa jadi fasilitas yang diberikan memang berbeda.
Namun, calon jamaah tetap perlu membedahnya. Jangan hanya puas dengan tulisan "hotel bintang 5" dan "pelayanan VIP".
1. Hotel di Makkah dan Madinah
Lokasi hotel menjadi salah satu komponen yang paling terasa.
Hotel dekat Masjidil Haram atau Masjid Nabawi biasanya memiliki harga lebih tinggi. Terlebih jika lokasinya benar-benar berada di area pelataran dan tidak membutuhkan kendaraan untuk menuju masjid.
Namun, jangan hanya bertanya berapa meter jaraknya.
Tanyakan juga:
- hotel berada dekat pintu masjid yang mana
- apakah jalannya datar atau menanjak
- apakah harus menyeberang jalan besar
- bagaimana kapasitas lift
- apakah hotel digunakan sebelum atau setelah Armuzna
- apakah nama hotel sudah pasti atau masih "setaraf"
Kata setaraf perlu diperhatikan.
Artinya, hotel yang digunakan masih dapat berubah ke hotel lain dengan kategori yang dianggap sekelas. Karena itu, mintalah penjelasan batas perubahan dan bagaimana jamaah akan diberi tahu.
2. Pilihan Isi Kamar
Harga yang paling besar di poster belum tentu harga yang ditawarkan. Sering kali yang dicetak paling menonjol justru harga termurah untuk kamar quad.
- Kamar quad digunakan 4 orang
- Kamar triple digunakan 3 orang
- Kamar double digunakan 2 orang
Semakin sedikit orang dalam satu kamar, biasanya harganya semakin tinggi. Sebagai contoh, selisih USD 1.000 antara kamar quad dan triple setara dengan sekitar Rp18 juta menggunakan kurs simulasi artikel ini.
Kalau berangkat bersama pasangan dan ingin satu kamar berdua, jangan memakai harga quad sebagai dasar perencanaan.
Tanyakan harga sesuai tipe kamar yang benar-benar dibutuhkan.
3. Layanan Saat Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Banyak orang fokus membandingkan hotel di Makkah dan Madinah, tetapi lupa memeriksa layanan selama Armuzna. Padahal, fase inilah yang menjadi puncak perjalanan haji dan cukup menguras tenaga.
Periksa:
- kategori maktab
- lokasi tenda
- fasilitas tidur
- pendingin udara
- jarak menuju toilet
- konsumsi
- sistem transportasi
- jarak menuju Jamarat
- pendampingan bagi lansia
- prosedur jika jamaah terpisah
Istilah "maktab VIP" juga perlu dijelaskan lebih rinci. Jangan berhenti pada labelnya. Tanyakan apa yang benar-benar diterima jamaah di lapangan.
4. Maskapai dan Rute Penerbangan
Penerbangan langsung biasanya lebih praktis, terutama untuk jamaah lansia. Namun, program transit bisa saja tetap nyaman apabila waktunya tidak terlalu panjang dan pengaturannya baik.
Periksa beberapa hal berikut:
- maskapai yang digunakan
- rute perjalanan
- kota keberangkatan
- lama transit
- jatah bagasi
- kemungkinan pergantian jadwal
- tiket sudah dikonfirmasi atau masih menunggu
- kelas penerbangan yang diberikan
Jangan berasumsi semua paket haji khusus menggunakan penerbangan langsung.
5. Durasi Program
Program dengan durasi lebih pendek tidak selalu lebih murah.
Haji khusus berdurasi sekitar 3 minggu dengan hotel dekat masjid dan layanan premium bisa lebih mahal daripada program yang lebih panjang dengan akomodasi berbeda.
Durasi perlu dilihat bersama fasilitasnya.
Bagi jamaah yang masih bekerja, program lebih singkat mungkin terasa lebih cocok. Namun, bagi lansia, jadwal yang terlalu pada juga perlu dipertimbangkan.
6. Pembimbing dan Petugas
Pendampingan sering terlihat seperti fasilitas tambahan di dalam brosur. Padahal, kualitas pendampingan bisa sangat menentukan perjalanan jamaah.
Peraturan penyelenggaraan haji khusus mengatur kewajiban PIHK memberangkatkan penanggung jawab, petugas kesehatan, dan pembimbing ibadah untuk jumlah jamaah tertentu.
Namun, calon jamaah tetap perlu menanyakan:
- siapa pembimbingnya
- apakah mendampingi sejak manasik
- apakah ikut bersama rombongan selama perjalanan
- berapa jumlah petugas
- siapa yang menangani jamaah lansia
- apakah tersedia petugas kesehatan
- bagaimana komunikasi saat jamaah membutuhkan bantuan
Nama pembimbing terkenal memang menarik. Tetapi sistem pendampingannya tetap lebih penting daripada sekedar foto di brosur.
Haji Plus Bukan Haji Furoda
Haji plus atau haji khusus menggunakan kuota resmi Indonesia dan mempunyai nomor porsi serta masa tunggu.
Sedangkan haji furoda menggunakan jalur visa undangan atau mujamalah di luar kuota haji Indonesia. Mekanisme, biaya, risiko, dan prosesnya berbeda.
Karena itu, jangan mudah percaya ketika ada penawaran yang disebut "haji plus langsung berangkat" tanpa penjelasan nomor porsi dan jenis visa.
Tanyakan dengan tegas "Program ini menggunakan kuota haji khusus Indonesia atau visa mujamalah?"
Kalau jawabannya berputar-putar, tahan dulu pembayaran. Nama program bisa dibuat menarik. Jenis visa dan jalu keberangkatan tidak boleh dibuat samar.
Cara Memeriksa PIHK Sebelum Membayar
Pastikan penyelenggara benar-benar memiliki izin PIHK, bukan hanya izin sebagai penyelenggara umroh. Izin PPIU digunakan untuk penyelenggaraan perjalanan umroh, sedangkan haji khusus harus diselenggarakan oleh PIHK.
Kementerian Agama sebelumnya mengingatkan calon jamaah agar memeriksa izin, memastikan penyelenggara dapat memberikan nomor porsi, serta tidak mudah percaya pada janji travel ilegal.
Selain izinnya, periksa beberapa hal berikut.
1. Lihat Identitas Badan Hukumnya
Pastikan nama perusahaan yang tercantum pada izin sama dengan nama pada perjanjian, kuitansi, dan rekening pembayaran.
Jangan hanya mengenal nama mereknya.
Satu merek bisa saja dipakai oleh agen, kantor cabang, atau pihak pemasaran yang bukan pemegang izin langsung.
2. Pastikan Anda Mendapatkan Nomor Porsi
Tanyakan kapan nomor porsi akan terbit dan bukti apa yang diterima setelah pembayaran setoran awal. Nomor porsi haji khusus bukan nomor kuitansi internal perusahaan.
Nomor tersebut menjadi bagian penting dalam pencatatan antrean resmi.
3. Gunakan Rekening yang Dapat Dipertanggungjawabkan
Pembayaran dalam jumlah besar sebaiknya dilakukan melalui mekanisme yang dijelaskan dalam perjanjian.
Hindari mengirim dana ke rekening pribadi staf, agen, pembimbing, atau pihak lain tanpa bukti hubungan dan pertanggungjawaban yang jelas.
Simpan:
- bukti transfer
- kuitansi
- perjanjian
- brosur program
- rincian fasilitas
- percakapan penting
- bukti setoran resmi
- nomor porsi
Jangan hanya menyimpan foto kuitansi di WhatsApp. Cadangkan juga dalam email atau penyimpanan pribadi.
4. Baca Aturan Pembatalan
Calon jamaah sering membaca fasilitas dengan teliti, tetapi melewati bagian pembatalan. Padahal, kondisi bisa berubah sebelum keberangkatan.
Tanyakan apa yang terjadi jika:
- jamaah meninggal dunia
- mengalami sakit permanen
- menunda keberangkatan
- ingin pindah PIHK
- membatalkan pendaftaran
- fasilitas berubah
- kurs naik
- keberangkatan bergeser
Regulasi haji khusus mengatur mekanisme perpindahan PIHK, pembatalan, dan pengembalian saldo setoran. PIHK juga dilarang memungut biaya pengurusan pembatalan serta pengembalian setoran resmi jamaah.
Namun, biaya lain yang sudah dibayarkan kepada PIHK tetap perlu diperiksa berdasarkan perjanjian program.
Jadi, Berapa Dana yang Sebaiknya Disiapkan?
Dengan kurs simulasi Rp18.000 per dolar AS, calon jamaah yang mencari program haji khusus 2026 dapat menggunakan kisaran Rp180 juta sampai Rp360 juta per orang sebagai gambaran awal.
Namun, angka yang lebih realistis harus disesuaikan dengan:
- harga paket PIHK
- tipe kamar
- fasilitas hotel
- layanan Armuzna
- kurs pembayaran
- keberangkatan domestik
- kebutuhan kesehatan
- dana pribadi
- biaya tambahan yang belum termasuk
Jangan menyiapkan dana tepat sesuai angka brosur.
Berikan ruang cadangan untuk perubahan kurs dan kebutuhan di luar program. Besarnya cadangan tentu mengikuti kemampuan masing-masing, tetapi mempunyai ruang lebih aman daripada menyusun anggaran tanpa sisa sama sekali.
Catatan Sebelum Menutup Brosur
Biaya haji plus 2026 bukan hanya soal mencari angka yang paling murah.
Angka USD 4.000 adalah setoran awal untuk mendapatkan nomor porsi haji khusus. Sementara harga paket lengkap antar PIHK dapat berbeda berdasarkan fasilitas yang diberikan seperti tiket pesawat, hotel, layanan Armuzna, konsumsi, transportasi, pembimbing, petugas, dan fasilitas tambahan lainnya.
Dengan kurs simulasi Rp18.000, paket haji plus USD 15.500 setara dengan Rp279 juta. Sementara paket USD 45.000 mencapai kurang lebih Rp810 juta per orang.
Tetapi angka bukan satu-satunya hal yang perlu dibawa pulang dari artikel ini.
Periksa juga izin PIHK-nya, nomor porsi, isi kamar, nama hotel, nomor maktab, rute penerbangan, pendampingan, kurs, biaya tambahan, dan aturan pembatalannya.
Brosur bisa selesai dibaca dalam 5 menit. Perjalanan haji akan dijalani selama berminggu-minggu, sementara masa tunggunya bisa berlangsung bertahun-tahun.
Jadi, tidak perlu terburu-buru merasa cocok hanya karena melihat angka pertama. Buka rinciannya, ajukan pertanyaan, simpan jawabannya secara tertulis.
Karena dalam urusan haji, keterangan bukan hanya dibutuhkan saat beribadah di Tanah Suci. Ketenangan juga perlu dibangun sejak memilih tempat mendaftar.
Terakhir diperbarui: 26 Juli 2026
Catatan: Kurs Rp18.000 dalam artikel ini digunakan sebagai simulasi agar pembaca lebih mudah memperkirakan biaya. Harga paket, kurs pembayaran, fasilitas, kuota, masa tunggu, dan ketentuan haji khusus dapat berubah. Lakukan konfirmasi kepada PIHK berizin dan layanan resmi Kementerian Haji dan Umrah sebelum melakukan pembayaran.

Posting Komentar